makala bakteri
biografi soeharto
biografi megawati soekarno putri
cara merakit pc
makala hidup manusia dalam ruang dan waktu
histografi
iman kepada hari akhir
Aliran lukisan kubisme
lukisan kubisme – aliran seni lukis kubisme merupakan salah satu aliran lukis. Kubisme itu seni lukis yang cenderung melakukan abstraksi pada suatu objek ke dalam berbagai macam bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu maestro dalam aliran seni lukis kubisme yaitu Pablo Picasso.
Karakteristik yang menonjol pada aliran kubisme yaitu menampilkan suatu objek dalam aneka bentuk, transparasi gambar, penumpukan penyusunan, dan berupa potongan dalam sebuah gambar atau lukisan. Maka pada umumnya karya seni lukis kubisme itu lebih menampilkan bentuk kerucut, lingkaran, persegi, segitiga dan sisi kubus.
Contoh Lukisan Kubisme Sederhana
Mungkin sebagian dari kamu penasaran contoh lukisan seperti apa sih yang menggunakan aliran lukis kubisme? Lukisan kubisme ada berbagai bentuk ada yang seperti bunga dan ada juga yang menggambarkan wajah. Sebelum itu kami akan memberikan contoh lukisan kubisme yang sederhana, berikut contohnya:
Likusan Kubisme Warna-warna Pelangi
Lukisan kubisme di atas terbilang sangat sederhana karena hanya memadukan warna dan juga bentuk. Warna-warna yang dipakai pada lukisan tersebut sangat variasi. Kombinasi warnanya pun tidak sembarang. Karena jika warna kombinasinya tidak sesuai maka akan mengurangi estetika dari lukisan tersebut.
Pada lukisan tersebut pun sang pelukis menggunakan beragam bentuk. Bentuk yang terlihat pada lukisan tersebut didominasi bentuk segita dan juga persegi pada bagian tengahnya. Walaupun lukisan tersebut terlihat sederhana. Dalam pembuatan lukisan tersebut pun perlu ketelatenan dan juga jam terbang untuk bisa membuat lukisan seperti itu.
Pada lukisan tersebut pun sang pelukis menggunakan beragam bentuk. Bentuk yang terlihat pada lukisan tersebut didominasi bentuk segita dan juga persegi pada bagian tengahnya. Walaupun lukisan tersebut terlihat sederhana. Dalam pembuatan lukisan tersebut pun perlu ketelatenan dan juga jam terbang untuk bisa membuat lukisan seperti itu.
Lukisan Kubisme Gajah
Lukisan kubisme di atas menggambar seekor gajah. Di dalam lukisan itu pun sang pelukis hanya menggunakan sedikit warna dan bentuk. Sang pelukis pun memainkan gradasi warna agar memunculkan estetika pada gambar.Warna yang dominan pada gambar itu yaitu warna pink dan kuning.
Ketepatan dalam gradasi warna membuat lukisan kubisme ini semakin indah untuk menjadi pajangan di rumah. Di dalam gambar itu pun kamu dapat melihat warna ungu, putih, merah, hijau, dan juga coklat yang dihasilkan dari berbagai gradasi warna.. Selain warna pink dan kuning yang tadi kami sebutkan sebagai warna yang dominan.
Lukisan Kubisme Gitar
Lukisan kubisme ini berbentuk gitar. Lukisan ini termasuk dalam salah satu karya maestro aliran kubisme yaitu Pablo Picasso. Di dalam lukisan ini Pablo menggunakan banyak bentuk dan sedikit warna yang dipadukan untuk menghasilkan lukisan yang indah.
FAUVISME
Fauvisme merupakan suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak di lukis. Pelukis Fauvisme berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.
Fauvisme artinya secara harfiah adalah seni “binatang buas”. Hal ini di dasarkan pada anggapan bahwa lukisan harus di kuasai oleh ungkapan spontan dan melalui warna.
Kelahiran fauvisme ini merupakan suatu pertanda munculnya abad dinamika baru dalam seni rupa yang berarti terjadinya peralihan nilai nilai baru pula. Kelompok inimengkaji pandangan mereka terhadap realitas
ekonomi dan gerakan sosial pada masa itu sebagai landasan untuk mewujudkan keinginan mengungkapkan seni mereka.
Selain itu suasana beberapa kota besar di Eropa menjadi pusat pertumbuhan gerakan baru, terutama kota Paris, yang pada masa selanjutnya melahirkan gerakan avant garde‟.
Pengaruh awal lukisan ini mungkin dirintis oleh karya karya paul cezanne, gustave moreau, paul gauguin maupun Vincent van Gogh.
Meski pelukis tersebut tidak melibatkan diri dalam gerakan fauvisme dan berbeda era dengan di mulainya aliran ini, namun karyanya menjadi acuan bagi pelukis muda yang nantinya menjadai pelukis fauvis.
Meskipun aliran ini berumur pendek namun fauvisme menjadi tonggak seni rupa modern berikutnya.
Henri Matisse "La musique”
Aliran Fauvisme berangkat dari usaha menyempurnakan aliran Impresionisme, suatu peningkatan gaya Paul Gauguin yang dekoratif dan gaya ekspresionisme dari van Gogh. Meskipun aliran Fauvisme tidak memperlihatkan teknik yang sama dan konsisten, tetapi selalu mengandung ciri-ciri yang sama yaitu kekuatan warna, garis blabar yang putus-putus dan penampilan yang serba tidak teratur (disorganized appearance). Tanda-tanda aliran Fauvisme tampak kembali pada permulaan karya Matisse (1892). Kebebasan dan spontanitas dari tanggapan pribadi seniman dari aliran ini dapat disamakan dengan aliran ekspresionisme.
Tema-tema lukisan yang diangkat oleh para fauvisme dapat berupa pemandangan alam, pantai/laut, alam benda, bunga-bunga, serta segala sesuatu yang mereka anggap dapat memuaskan batin mereka. Pelopor aliran fauvisme ini adalah Henri Matisse dan didukung oleh Kees van Dongen, Jan Sluyter, dan Leo Gestel. Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyakdetail.
Tokoh Fauvisme
- Georges Braque
- Albert Marque
- Henri Manguin
- Charles Camoin
- Jean Puy
- Othon Friesz
- Henry Matisse
- Andre Dirrain
- Maurice de Vlamink
- Rauol Dufi
- Kess Van Dongen.
·
Ciri - ciri :
- Seni lukisannya ialah warna-warna yang liar dan kontras.
- Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna aslinya
Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat.
No comments:
Post a Comment